Urutan menggosok gigi yang benar adalah fondasi utama untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut yang optimal. Menggosok gigi mungkin terlihat seperti kebiasaan sederhana yang kita lakukan sejak kecil, tetapi banyak orang tanpa sadar melakukannya dengan cara yang kurang efektif, bahkan bisa merusak gusi dan email gigi.
Opal dental akan memandu Anda langkah demi langkah mengenai teknik dan urutan sikat gigi yang efektif untuk memastikan setiap permukaan gigi bersih sempurna dari plak, sisa makanan, dan bakteri penyebab masalah gigi.
Kenapa Urutan Menggosok Gigi itu Penting?
Mengapa harus ada teknik sikat gigi yang tepat? Tanpa urutan menggosok gigi yang benar, ada area-area di mulut yang sering terlewatkan (disebut spot-missed). Plak yang menumpuk di area-area ini akan mengeras menjadi karang gigi, menyebabkan radang gusi (gingivitis), bau mulut, hingga resiko gigi berlubang yang lebih serius. Mengikuti urutan yang sesuai dengan prosedur kesehatan memastikan Anda membersihkan semua permukaan gigi secara merata, dari bagian luar (dekat pipi), bagian dalam (dekat lidah), hingga permukaan kunyah.
Selain teknik dan urutan, pemilihan waktu yang tepat juga tidak kalah penting. Setelah membaca informasi ini, jangan lupa pelajari lebih lanjut mengenai waktu sikat gigi yang benar untuk memaksimalkan hasil kebersihan mulut Anda.
Persiapan Sebelum Mulai Menggosok
Sebelum masuk ke inti dari urutan menggosok gigi yang benar, pastikan Anda telah menyiapkan alat-alat yang tepat, antara lain adalah:
- Sikat Gigi: Pilih sikat gigi berbulu lembut (soft) atau sangat lembut (extra soft) dengan kepala yang cukup kecil agar bisa menjangkau semua area mulut, termasuk gigi geraham paling belakang.
- Pasta Gigi: Gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride untuk memperkuat email gigi. Cukup gunakan pasta gigi sebesar biji kacang polong dan tidak perlu memenuhi seluruh permukaan sikat.
Urutan Menggosok Gigi yang Benar Menggunakan Metode Bass
Metode Bass yang dimodifikasi (Modified Bass Technique) adalah teknik yang paling direkomendasikan oleh para dokter gigi karena efektif menghilangkan plak tanpa melukai gusi. Berikut adalah langkah demi langkah urutan sikat gigi yang efektif yang harus Anda ikuti:
Langkah 1: Permukaan Luar Gigi (Bagian Pipi)
- Posisi Sikat: Pegang sikat gigi dengan posisi membentuk sudut 45 derajat terhadap garis gusi.
- Gerakan: Lakukan gerakan memutar atau menggetar secara lembut (bukan menggosok horizontal yang keras) pada dua atau tiga gigi sekaligus. Gerakan ini harus dimulai dari gusi, lalu menyapu ke arah permukaan kunyah gigi.
- Urutan: Mulai dari gigi geraham di salah satu sisi atas, lanjutkan ke gigi depan atas, dan berakhir di gigi geraham sisi atas lainnya. Ulangi proses yang sama untuk gigi bawah. Pastikan gerakan sikat menyentuh gusi dengan sangat lembut.
Langkah 2: Permukaan Dalam Gigi (Bagian Lidah)
- Pentingnya Area Ini: Permukaan dalam gigi, terutama gigi depan bawah, sering menjadi tempat penumpukan karang gigi.
- Gerakan: Sama seperti sebelumnya, gunakan sudut 45 derajat dan gerakan memutar/menggetar, lalu sapu ke luar.
- Gigi Depan: Khusus untuk permukaan dalam gigi depan (atas dan bawah), pegang sikat secara vertikal dan lakukan gerakan menyapu ke atas/ke bawah (dari gusi ke ujung gigi) menggunakan ujung sikat.
Langkah 3: Permukaan Kunyah (Oklusal)
- Gerakan: Posisikan sikat datar di permukaan kunyah (tempat gigi bertemu saat mengunyah). Gosok area ini dengan gerakan maju-mundur yang pendek dan ringan.
- Tujuan: Untuk membersihkan alur dan cekungan di gigi geraham tempat sisa makanan sering terjebak.
Langkah 4: Membersihkan Lidah dan Langit-langit Mulut
- Membersihkan Lidah: Gosok permukaan lidah dari belakang ke depan dengan gerakan menyapu yang lembut untuk menghilangkan bakteri penyebab bau mulut.
- Langit-langit Mulut: Bilas dengan air atau cairan kumur untuk membersihkan langit-langit mulut dan sisa pasta gigi.
Berapa Lama dan Seberapa Keras Seharusnya Menggosok Gigi?
- Durasi: Pastikan Anda menggosok gigi setidaknya dua menit. Membagi waktu secara merata yakni 30 detik untuk setiap bagian kiri atas, kanan atas, kiri bawah, kanan bawah supaya dapat membantu memastikan kebersihan yang merata. Gunakan timer jika dirasa perlu.
- Tekanan: Hindari menekan sikat terlalu keras. Menyikat dengan keras tidak membersihkan lebih baik, malah berisiko mengikis email gigi dan melukai gusi, yang bisa menyebabkan resesi gusi atau gigi sensitif.
Pentingnya Tindak Lanjut Setelah Sikat Gigi
Membersihkan gigi tidak berhenti pada urutan menggosok gigi yang benar. Untuk mendapatkan kebersihan mulut yang maksimal, Anda juga harus memasukkan langkah-langkah berikut:
- Flossing (Benang Gigi): Plak di antara gigi tidak bisa dijangkau oleh bulu sikat. Lakukan flossing minimal sekali sehari untuk menghilangkan sisa makanan dan plak dari sela-sela gigi.
- Mouthwash (Obat Kumur): Gunakan obat kumur non-alkohol untuk membunuh sisa bakteri dan memberikan napas segar, tetapi ini hanyalah pelengkap dan bukan pengganti sikat gigi atau flossing.
- Kunjungan Rutin: Kunjungi dokter gigi Anda setiap enam bulan sekali untuk pemeriksaan dan pembersihan karang gigi profesional (scaling). Pemeriksaan rutin adalah bagian vital dari dental care preventif. Jika Anda berdomisili di sekitar Jawa Tengah atau DIY, Anda bisa mencari informasi lebih lanjut tentang dental care jogja yang terpercaya.
Kesimpulan
Memahami dan menerapkan urutan menggosok gigi yang benar adalah investasi kecil dengan dampak yang besar untuk kesehatan jangka panjang Anda. Mulai hari ini, ubah kebiasaan menyikat Anda dari gerakan cepat dan asal-asalan menjadi metode bass yang sistematis dan lembut, dengan fokus pada teknik sikat gigi yang tepat selama dua menit.
Kombinasikan teknik ini dengan flossing harian dan kunjungan rutin ke dokter gigi, dan Anda akan mendapatkan hasil yang memuaskan!